Korban Meninggal akibat Covid di Shanghai Terus Melonjak, Warga Semakin Frustrasi

Anton Suhartono
Kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai, China, terus betambah (Foto: Reuters)

Warga Shanghai hidup dalam lockdown ketat selama sebulan terakhir, memicu frustrasi karena wabah tak kunjung membaik. Akses untuk mendapatkan makanan dan obat-obatan semakin sulit. Tenaga yang dimiliki supermarket terbatas untuk mengantar pesakan bahan makanan ke jutaan penduduk.

Lockdown di Shanghai juga memperburuk perekonomian China di mana industri terganggu oleh rantai pasokan yang kacau serta kesulitan yang dihadapi penduduk untuk kembali bekerja.

Otoritas Shanghai memberlakukan tes Covid-19 setiap hari serta mempercepat transfer kasus positif ke fasilitas terpusat guna mencegah penularan di luar area karantina. Meski demikian langkah-langkah itu belum bisa menekan kasus kematian.

Dalam sepekan terakhir, pihak berwenang mengevakuasi seluruh warga, termasuk mereka yang tidak terinfeksi, dengan alasan disinfeksi tempat tinggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal