Konvensi Partai Republik Dibatalkan, Trump: Kami sedang Memberi Contoh

Arif Budiwinarto
Donald Trump berpidato dalam kampanye Presiden Amerika Serikat di Tulsa, Oklahoma, Minggu (21/6/2020) (foto: AFP)

Amerika Serikat mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 4.028.741 dan lebih dari 144.000 angka kematian. Angka tersebut menempatkan AS di urutan pertama negara paling terdampak pandemi Covid-19 di dunia. Brasil dan India berada di urutan dua serta tiga.

Beberapa negara bagian di AS yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 berada di bagian selatan dan barat seperti Texas, California, Alabama, Idaho dan Florida dengan rata-rata lebih dari 1.000 kasus per hari.

"Sulit bagi kita untuk mengatakan bahwa kita harus mengumpulkan orang banyak ke dalam sebuah ruangan dan kemudian orang lain tidak boleh melakukannya," lanjut Trump.

"Saya rasa kami sedang memberi contoh," ujarnya.

Calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, sudah terlebih dulu memutuskan membatalkan sejumlah agenda yang melibatkan publik secara terbuka setelah Amerika Serikat mencatatkan angka penambahan hingga puluhan ribu kasus Covid-19 tiap harinya. Biden memutuskan akan menyapa para konstituen dan menyampaikan pidato politik melalui siaran televisi maupun dalam jaringan (online).

Sayangnya, urgensi penanganan Covid-19 di Amerika Serikat justru menjadi isu seksi mencoreng citra lawan politik menuju pilpres AS pada November mendatang.

Biden berulang kali mengecam pemerintahan Trump yang dianggap gagal menangani Covid-19 serta menyelamatkan warga AS. Sedangkan di kongres, Senat yang diisi mayoritas politikus Partai Demokrat, partai yang mengusung Biden dalam pilpres AS, justru berusaha menjegal Heroes ACT--undang-undang untuk membantu penanganan Covid-19--yang disetujui oleh DPR AS yang mayoritas diisi oleh anggota Partai Republik, pengusung Trump.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal