Kontroversial, Penjara di AS Eksekusi Mati Napi Kasus Pembunuhan Pakai Gas Nitrogen

Anton Suhartono
Ilustrasi seorang napi kasus pembunuhan di Alabama, Amerika Serikat, diekskusi mati menggunakan gas nitrogen (Foto: AP)

Penggunaan gas nitrogen sangat kontroversial karena dapat memperpanjang durasi eksekusi. Sebelum dieksekusi, Boyd mengajukan banding ke beberapa pengadilan agar dieksekusi dengan regu tembak, tetapi permintaannya ditolak.

Mahkamah Agung AS juga menolak aduan penggunaan gas nitrogen melanggar Amandemen Kedelapan Konstitusi AS yang melarang hukuman yang kejam dan tidak lazim.

Namun tiga hakim Mahkamah Agung, yakni Sonia Sotomayor, Elena Kagan, dan Ketanji Brown Jackson tetap menolaknya. 
Sotomayor menggambarkan gas nitrogen sebagai pencekikan yang menyiksa dibandingkan dengan metode lain.

"Boyd meminta belas kasi yang paling sederhana, mati oleh regu tembak, yang akan membunuhnya dalam hitungan detik," tulisnya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
8 jam lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
10 jam lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
12 jam lalu

Gencatan Senjata, Iran Peringatkan AS: Jangan Tipu Kami!

Internasional
13 jam lalu

Iran Ingatkan AS, 10 Poin Tuntutan Telah Diterima Trump sebagai Dasar Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal