Kondisi Langka, Pasien Covid Alami Ereksi Panjang 3 Jam Sebelum Meninggal Dunia

Djairan
Ilustrasi jenazah pasien di rumah sakit. (Foto: Ist.)

Namun, pria itu akhirnya dinyatakan meninggal dunia di ICU, karena paru-parunya tidak kunjung sembuh. Kondisi yang dialami pria itu dimuat dalam laporan medis di American Journal of Emergency Medicine yang baru saja diterbitkan.

Seseorang yang terinfeksi Covid-19 dapat disertai berbagai komplikasi masalah kesehatan. Namun, yang dialami pria itu terbilang langka. Secara medis kondisi demikian dikenal sebagai priapisme.

Menurut Mayo Clinic, dikutip India Times, priapisme adalah ereksi penis secara terus-menerus yang berlangsung selama berjam-jam, tidak disebabkan oleh rangsangan seksual. Namun, ini bukanlah kasus priapisme pertama pada pasien positif Covid-19.

Pada Juni 2020, seorang pria berusia 62 tahun yang tertular virus corona juga mengalami ereksi berkepanjangan selama empat jam, yang diyakini disebabkan oleh pembekuan darah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
31 menit lalu

Trump Tepis Gencatan Senjata 45 Hari AS-Iran: Saya Satu-satunya Orang yang Memutuskan

Buletin
4 jam lalu

Israel Tolak Gabung AS Perang Darat ke Iran, Teheran: Selamat Datang di Neraka!

Internasional
21 jam lalu

Iran Siap Buka Selat Hormuz, Ini Syaratnya

Internasional
24 jam lalu

Trump Klaim AS dan Iran Bakal Capai Kesepakatan Hari Ini: Ada Peluang Bagus!

Internasional
2 hari lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal