Kondisi Langka, Pasien Covid Alami Ereksi Panjang 3 Jam Sebelum Meninggal Dunia

Djairan
Ilustrasi jenazah pasien di rumah sakit. (Foto: Ist.)

“Priapisme (ereksi berkepanjangan) itu tidak terulang kembali,” ujar tiga dokter di rumah sakit tersebut dalam sebuah laporan, dikutip India Times, Rabu (10/3/2021).

Namun, pria itu akhirnya dinyatakan meninggal dunia di ICU, karena paru-parunya tidak kunjung sembuh. Kondisi yang dialami pria itu dimuat dalam laporan medis di American Journal of Emergency Medicine yang baru saja diterbitkan.

Seseorang yang terinfeksi Covid-19 dapat disertai berbagai komplikasi masalah kesehatan. Namun, yang dialami pria itu terbilang langka. Secara medis kondisi demikian dikenal sebagai priapisme.

Menurut Mayo Clinic, dikutip India Times, priapisme adalah ereksi penis secara terus-menerus yang berlangsung selama berjam-jam, tidak disebabkan oleh rangsangan seksual. Namun, ini bukanlah kasus priapisme pertama pada pasien positif Covid-19.

Pada Juni 2020, seorang pria berusia 62 tahun yang tertular virus corona juga mengalami ereksi berkepanjangan selama empat jam, yang diyakini disebabkan oleh pembekuan darah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal