Komentari Trump, Hamas: Rakyat Palestina Akan Terus Melawan Selama Hak Tak Dipenuhi

Anton Suhartono
Hamas menegaskan penolakan terhadap rencana Presiden AS Donald Trump yang akan mengambil alih Gaza serta merelokasi penduduknya (Foto: Anadolu)

Mengenai pernyataan Trump, Hamdan menilai presiden AS lebih mementingkan bisnis real estate ketimbang kemerdekaan Palestina. Apa yang ditawarkan Trump sama sekali bukan solusi bagi warga Gaza.

Dia menegaskan, rakyat Gaza memiliki hubungan yang sangat dalam dengan tanah air mereka, sehingga tak akan meninggalkannya meski hancur lebur akibat serangan Israel.

"Tidak seorang warga pun yang mau menjual tanah ini dan tidak seorang pun mau menerima apa pun (sebagai imbalan)," kata Hamdan, kepada Al Jazeera, menekankan materi tak bisa membayar kecintaan tanah mereka terhadap tanah air.

Dia juga mengkhawatirkan pemindahan seperti diusulkan Trump akan menjadi tren ke depannya. Begitu mudahnya suatu negara menghancurkan negara lain lalu mengusir atau memindahkan penduduknya  ke wilayah lain. 

Selain itu, lanjut Hamdan, Trump jelas menunjukkan keberpihakannya terhadap Israel. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal