Klinik Swiss Kritik Australia karena Tolak Suntik Mati Pria 104 Tahun

Anton Suhartono
David Goodall (Foto: AAP)

BASEL, iNews.id - Klinik di Basel, Swiss, yang akan menyuntik mati ilmuwan David Goodall, mengkritik Pemerintah Australia karena tak memberi izin kliennya untuk di-euthanasia di negara asalnya.

Pria berusia 104 tahun itu harus terbang ke Swiss untuk mengakhiri hidup karena aturan di Australia melarang euthanasia bagi orang yang tak terancam jiwanya akibat sakit. Goodall ingin mengakhiri hidup karena merasa lelah, selain faktor kesehatan akibat faktor usia.

"Karena dia tidak sakit parah, dia harus ke Swiss," kata Ruedi Habegger, salah seorang pendiri Eternal Spirit, yayasan di Swiss yang membantu siapa pun yang ingin mengakhiri hidup, dikutip dari AFP, Minggu (6/5/2018).

Habegger menilai, larangan untuk menyetujui orang meninggal merupakan kekejaman.

"Ini adalah kekejaman. Orang tua ini harus bisa mati di tempat tidur rumahnya, seperti yang bisa kami lakukan di Swiss," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Sejarah! Angkatan Darat Australia Akan Dipimpin Perempuan untuk Pertama Kali

Nasional
6 hari lalu

Stok Elpiji Nasional Aman, Bahlil: Kita Ambil dari AS dan Australia

Mobil
10 hari lalu

China Salip Jepang Mobil Impor Terbesar di Australia

Internasional
26 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal