Kisah Tim SAR Turki Pertaruhkan Nyawa Masuk Bangunan Rapuh demi Cari Ponsel Nenek Korban Gempa

Anton Suhartono
Murathan Adil dan rekannya naik ke balkon tempat tinggal Mama Busra yang rapuh demi mencari ponsel (Foto: Reuters)

Ponsel itu diserahkan ke Mama Busra dalam kondisi mati. Maklum saja gempa sudah 5 hari berlangsung saat itu dan ponsel kehabisan daya.

Mama Busra semakin gusar karena ternyata ponsel itu tak bisa digunakan untuk mengetahui kabar putranya.

Beruntung ada orang lain di pusat pengungsian yang ternyata kenal baik dengan putra Mama Busra. Bukan hanya itu, orang tersebut memiliki nomor telepon putranya. Dia meminjamkan ponselnya kepada Mama Busra sehingga bisa menghubugi putranya.

Setelah terhubung dengan putranya, Mama Busra tak bisa menyembunyikan rasa haru. Dia menangis saat pertama mendengar suara putranya yang ternyata dalam kondisi baik.

"Ini seperti kamu memberi saya seisi dunia," kata Mama Busra, saat mendengar suara putranya.

Bukan hanya Mama Busra, tim SAR yang mendampingi merasa puas telah memberikan pelayanan kepada nenek tak berdaya itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mau Beli Unit Apartemen? Kementerian ATR/BPN Minta Masyarakat Periksa Status Hak Tanahnya

57 tahun lalu

Lagi! WN Polandia Jadi Korban Penjambretan HP di Menteng

57 tahun lalu

Polisi Buru Penjambret Ponsel WNA di Bundaran HI

57 tahun lalu

Tentara UNIFIL asal Prancis Tewas di Lebanon, Diserang Penduduk Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal