Meski demikian, lanjut Ahmad, Shaban tetap anak yang tekun belajar serta menjadi hafiz Alquran atau menghafal seluruh Alquran.
Bahkan, meski di tengah kondisi perang, Shaban tak jauh dari laptopnya agar bisa belajar.
“Dia sangat mencintai ibunya. Sekarang, dia telah menjadi syahid di pelukan ibunya. Kami mengubur mereka dalam kondisi berpelukan satu sama lain," ujarnya.