Kisah SBY hingga WNI yang Datang Pakai Ambulans Nyoblos di Singapura

Nathania Riris Michico
Bigman Sirait, seorang pendeta Kristen dari Jakarta, berada di kedutaan Indonesia di Singapura untuk memilih setelah operasi jantung. (Foto: Channel News Asia/Deborah Wong)

Pemilu yang juga memilih para legislator itu sebenarnya diadakan pada 17 April 2019. Namun, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri mendapatkan kesempatan memberikan suara lebih awal, yakni 14 April.

Sekitar 450 warga Indonesia membantu proses pemungutan suara di kedutaan di Singapura. Pemandangan serupa juga terjadi di Kedutaan Indonesia di Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

Diana Kie (31) pemilih yang berada di antrean kedua di kedutaan Indonesia di Singapura, mengaku pencoblosan kemarin adalah keputusan besar bagi negara. Hal itulah yang memotivasi dirinya untuk datang lebih pagi.

Dia juga mendengar dari temannya di Melbourne, Australia bahwa antreannya 'cukup gila'.

"Kita semua memiliki harapan tentang bagaimana negara dan Pemerintah harus tumbuh, tetapi ada banyak politik yang terlibat," katanya, kepada Channel News Asia, Senin (15/4/2019).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Bocah 6 Tahun asal Indonesia Tewas Ditabrak Mobil di Singapura

Internasional
7 hari lalu

Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek

Kuliner
21 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Destinasi
1 bulan lalu

Fenomena Banyak Warga Malaysia Pilih Pindah ke Singapura, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal