Korban diperkosa dan dibunuh saat mengajar di sebuah sekolah di Burgundy sebagai syarat untuk mendapatkan gelar sarjana bahasa Prancis.
Fourniret juga mengaku membunuh Marie Angele Domece, seorang perempuan cacat berusia 18 tahun, pada 1988.
Pada 2020, kasus orang hilang yang sempat menyita perhatian publik Prancis melibatkan korban berusia 9 tahun, Estelle Mouzin, terungkap. Pelakunya adalah Fourniret.