Kisah Pilu Penyerangan Masjidil Haram 1979, Ratusan Jemaah Haji dan Tentara Tewas

Umaya Khusniah
Juhaiman al-Utaibi (43). (Foto: Getty Image)

Sekitar satu jam, Juhaiman dan kelompoknya berhasil menguasai Masjidil Haram. 

Menghadapi kudeta itu, pemerintah Arab Saudi menutup akses berita peliputan dari dunia luar, agar tak ada informasi dan teror yang semakin menjadi. Bahkan, Arab Saudi juga ditutup untuk turis dan jurnalis mancanegara.

Para ulama saat itu harus mengeluarkan fatwa terkait dengan pembalasan serangan ke Masjidil Haram. Hingga akhirnya diputuskan, militer Arab Saudi diperbolehkan menggunakan kekuatan untuk merebut kembali Masjidil Haram dari tangan pemberontak.
 
Militer mengerahkan kendaraan lapis baja, militer bersenjata, serta helikopter dikerahkan untuk mengepung Masjidil Haram. Arab Saudi juga meminta bantuan dari unit komando Pakistan, Prancis, dan Amerika (CIA). 

Sejumlah tentara non-muslim membantu dengan mengorganisir militer Arab Saudi dan menyusun rencana pengepungan dari sebuah hotel di Kota Thaif.

Hasilnya, tim harus menggali lubang di sekitar Masjidil Haram sedalam 50 meter hingga mencapai ruang bawah tanah. Di ruang itu, tentara akan mengisinya dengan gas air mata dan granat. 

Aksi baku tembak dalam upaya merebut kembali Masjidil Haram berlangsung dalam dua pekan. Saat itulah kelompok pemberontak mulai kehabisan amunisi dan makanan hingga akhirnya Juhaiman dan 63 orang pasukannya akhirnya menyerahkan diri.

Semua pelaku akhirnya dihukum pancung. Selain itu, semua anak keturunan Juhaiman diawasi ketat sampai sekarang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?

57 tahun lalu

Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah

57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal