Kisah Miyoko Kawahara, Perempuan Paling Dibenci di Jepang

Anton Suhartono
Miyoko Kawahara (Istimewa)

Menurut Furukawa, hukuman Kawahara ditambah karena karena terdakwa tak bersikap kooperatif bahkan berencana mengulangi perbuatannya setelah bebas. Dia juga tetap menunjukkan sikap permusuhan terhadap para tetangga.

"Kemungkinan besar dia akan melakukan kejahatan lagi," kata Furukawa.

Aksi Kawahara memutar musik keras-keras sebenarnya sudah dimulai pada November 2002 dan sempat ditangkap beberapa kali. 

Kasus Kawahara menghebohkan Jepang, sehingga diangkat ke layar lebar pada 2019 dengan judul Mrs Noisy.

Berdasarkan aturan di Jepang, tindakan mengganggu atau melaukai tetangga terancam hukuman penjara 10 tahun dan denda hingga 300.000 yen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Music
1 jam lalu

Serunya Festival Musik Aiero Fest 2026 yang Anti-Mainstream, Ini Alasannya!

Nasional
4 jam lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
3 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
5 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal