Kisah Miyoko Kawahara, Perempuan Paling Dibenci di Jepang

Anton Suhartono
Miyoko Kawahara (Istimewa)

"Terdakwa mengabaikan seruan otoritas lokal dan terus memainkan musik dengan volume tinggi selama sekitar 29 bulan," hakim yang memimpin sidang saat itu, Hiroshi Furukawa, seperti dilaporkan Kyodo.

Menurut Furukawa, hukuman Kawahara ditambah karena karena terdakwa tak bersikap kooperatif bahkan berencana mengulangi perbuatannya setelah bebas. Dia juga tetap menunjukkan sikap permusuhan terhadap para tetangga.

"Kemungkinan besar dia akan melakukan kejahatan lagi," kata Furukawa.

Aksi Kawahara memutar musik keras-keras sebenarnya sudah dimulai pada November 2002 dan sempat ditangkap beberapa kali. 

Kasus Kawahara menghebohkan Jepang, sehingga diangkat ke layar lebar pada 2019 dengan judul Mrs Noisy.

Berdasarkan aturan di Jepang, tindakan mengganggu atau melaukai tetangga terancam hukuman penjara 10 tahun dan denda hingga 300.000 yen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nakei Curahkan Kegelisahan Menunggu Kepastian Lewat Lagu Setengah Hadir

57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

Slank Ngamuk Lagi! Kritik Penguasa Perusak Alam Lewat Lagu Baru Rusak Ancur

57 tahun lalu

Perempuan Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih Jakpus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal