Kisah Bocah Berjuang Tambah Berat Badan agar Bisa Donorkan Sumsum Tulang ke Ayah

Anton Suhartono
Lu Zikuan (kiri) dan ayahnya (Foto: The Star)

Program menaikkan berat badan dalam waktu singkat ini menambah beban keuangan bagi keluarga pasien.

Dengan pendapatan 2.000 yuan atau sekitar Rp4,1 juta per bulan (kurs 1 yuan = Rp2.067) dari bekerja sambilan di toko kelontong, ibu Zikuan, Li Jinge, tidak mampu memberi makan yang banyak dan bergizi kepada anaknya.

Apalagi, selain Yanheng dan Zikuan, Li juga harus merawat anak kembar berusia 8 tahun serta mertuanya yang juga menderita tekanan darah tinggi dan masalah jantung.

"Kami menghabiskan lebih dari 500.000 yuan untuk tagihan medis suami dan sebagian besar uang itu dipinjam dari kerabat dan teman," katanya, seraya menambahkan bahwa pengeluaran rumah sakit per bulan untuk Yanheng sekitar 3.000 yuan.

Sementara itu, Zikuan bangga bisa menyelamatkan ayahnya. Dia tak peduli dengan ejek teman-teman sekolah yang menyebutnya gendut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
8 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
9 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
11 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal