Kisah Atlet Israel Peraih Medali Emas Olimpiade, Dilarang Nikah karena Bukan Yahudi Tulen

Anton Suhartono
Artem Dolgopyat (tengah) merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: AP)

Di bawah 'Hukum Pengembalian', seseorang diterima sebagai warga Israel jika memiliki setidaknya satu kakek atau nenek Yahudi. Ayah Dolgopyat memang seorang Yahudi, namun Angela tidak. Di bawah 'halacha' atau hukum Yahudi, seseorang harus memiliki ibu Yahudi untuk diterima sebagai penganut Yahudi.

Hukum ini pula yang menyebabkan puluhan ribu warga, mayoritas eksodus dari bekas negara pecahan Uni Soviet, tinggal di negara itu, bahkan bertugas sebagai tentara, namun tak punya hak untuk menjalankan ritual Yahudi dalam pernikahan maupun pemakaman.

Israel tidak memiliki sistem pernikahan sipil. Pernikahan Yahudi harus dilakukan oleh seorang rabi yang mendapat wewenang dari Kepala Rabbinat. Pasangan Muslim dan Kristen juga harus menikah menurut agama masing-masing.

Pasangan sesama jenis, berbeda agama, serta warga Israel yang tidak dianggap Yahudi berdasarkan halacha, tidak bisa menikah di Israel. Mereka harus menikah di luar negeri untuk mendapatkan status.

Upaya untuk melegalkan pernikahan sipil berulang kali gagal karena ditentang partai-partai ultra-Ortodoks yang memiliki pengaruh besar secara politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 menit lalu

Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir

2 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

4 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

6 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal