Kisah Anggota Hizbullah soal Bom Pager, Barang Baru Masih di Kemasan Ikut Meledak

Anton Suhartono
Sebagian pager merek Gold Apollo yang meledak pada Selasa dibagikan kepada anggota Hizbullah beberapa jam sebelum ledakan (Foto: AP0

Sehari setelah ledakan pager, giliran walkie talkie yang digunakan anggota kelompok Hizbullah meledak. Serangan kedua ini lebih mematikan dibandingkan yang pertama. 

Dalam satu sekali ledakan walkie talkie, 25 orang meninggal dan 450 lainnya luka. Sementara serangan pager menewaskan 12 orang seketika. Dengan demikian kedua serangan itu telah menewaskan 37 orang dan melukai hampir 3.000 lainnya.

Sumber pejabat Lebanon lainnya mengatakan, baterai walkie-talkie dicampur dengan bahan yang sangat mudah meledak, PETN. Bahan itu tak terdeteksi karena sangat ringan, tak memengaruhi bobot keseluruhan.

Sumber keamanan lainya mengatakan, sangat sulit untuk mendeteksi bahan peledak tersebut menggunakan perangkat atau pemindai apa pun. 

Hizbullah sebenarnya menerapkan standar operasional prosedur (SOP) untuk memeriksa peralatan yang akan mereka gunakan, termasuk pager, setelah dikirim ke Lebanon. SOP itu diterapkan sejak 2022. Namun saat pemeriksaan tak ada tanda-tanda mencurigakan dari perangkat-perangkat tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa

57 tahun lalu

4 Tentara Zionis Tewas, Menteri Radikal Israel Serukan Bakar Seluruh Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal