Kini Korban Tewas akibat Virus Korona di China Lebih dari 1.600 Orang

Nathania Riris Michico
Seorang pria dan perempuan mengenakan masker pelindung di jalan yang hampir kosong di Beijing pada 15 Februari 2020. (FOTO: NICOLAS ASFOURI / AFP)

Provinsi pusat menyebut, lebih dari 14.000 kasus dalam satu hari pekan ini setelah para pejabat di sana mengubah kriteria mereka menghitung kasus baru.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pihaknya sudah meminta China menjelaskan tentang bagaimana diagnosa dibuat.

Prancis melaporkan kematian pertama akibat virus korona baru di luar Asia pada Sabtu kemarin, memicu kekhawatiran global tentang wabah tersebut.

Bank sentral China menyatakan kemarin, untuk mengendalikan penyebaran wabah, uang kertas bekas didesinfeksi dan disimpan hingga 14 hari sebelum kembali ke dalam peredaran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal