Disebutkan pula Kim telah membangun angkatan bersenjata revolusioner yang mampu mengatasi ancaman agresi apa pun serta siap sepenuhnya untuk menghadapi segala bentuk peperangan.
Sementara itu ucapan selama untuk Kim datang dari Presiden China Xi Jinping. Dia memuji terpilihnya kembali Kim sebagai babak baru hubungan China dengan Korut.
Setelah terpilih, Kim diperkirakan akan memaparkan fase selanjutnya dari program senjata nuklir Korut.
Di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, persenjataan nuklir Korut berubah dari sumber kekhawatiran global yang ringan menjadi ancaman nyata.