Masalah kesehatan Kim menjadi isu hangat terutama di Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat, karena sejauh ini belum diketahui siapa yang akan menggantikannya.
Apalagi Korut semakin menutup diri dari dunia luar sejak pandemi Covid-19. Sejauh ini Korut belum mengonfirmasi satu kasus pun meski pemerintah memasukkan ribuan warga ke fasilitas karantina.
Pada Selasa lalu Kim memimpin rapat Komite Pusat Partai Pekerja dan menyampaikan peringatan soal kondisi persediaan bahan makanan yang mengkhawatirkan. Selain itu dia juga membahas upaya menyelamatkan perekonomian yang memburuk. Dia meminta rakyatnya siap menghadapi perpanjangan pembatasan Covid-19.
Perekonomian Korut semakin memburuk setelah menutup perbatasan untuk mencegah masuknya virus corona. Dampaknya, kerja sama perdagangan dengan mitra utamanya, China, terhambat. Di sisi lain, Korut menghadapi serangkaian bencana alam seperti banjir dan angin topan yang menyebabkan gagal panen.
Dalam rapat itu Kim mendesak para pejabat untuk mencari cara guna meningkatkan produksi pertanian karena situasi pangan negara semakin mengkhawatirkan.