Kim Jong Un: Siapa Pun Presidennya, AS Tetap Musuh Terbesar Kami

Djairan
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: AFP)

Namun, saat Trump kalah di Pilpres AS 2020, hubungan kedua negara tampaknya kembali mundur.

Presiden AS terpilih, Joe Biden, pernah menyebut Kim sebagai “preman” selama kampanye pilpres lalu. Sementara, Pyongyang pada 2019 menyebut Biden sebagai “anjing gila” yang perlu dipukuli sampai mati dengan tongkat.

Pada Oktober 2020 lalu, Biden mengatakan dia hanya akan bertemu Kim dengan syarat Korea Utara setuju untuk menurunkan kapasitas nuklirnya.

Trump dan Kim tercatat pernah bertatapan langsung sebanyak tiga kali, dalam pertemuan top AS-Korut yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kedua pemimpin itu sempat berkorespondensi dalam serangkaian surat. Namun upaya itu gagal memuluskan rencana denuklirisasi Korut atau perubahan resmi hubungan kedua negara.

Akhir 2020, diplomat tertinggi AS untuk Asia Timur di era Obama, Kurt Campbell, yang diisukan akan menjadi orang kepercayaan Biden untuk kebijakan teratas Asia, mengatakan pemerintahan AS ke depannya harus membuat keputusan awal tentang pendekatan apa yang akan diambil dengan Korea Utara.

Sementara Kim, tetap ingin berfokus dalam lebih banyak penelitian dan pengembangan peralatan militer canggih, termasuk satelit mata-mata, senjata hipersonik, rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat, dan drone pengintai.

Dia juga mengatakan, penelitian pada kapal selam nuklir akan segera selesai. Korea Utara, kata Kim, tidak akan menyalahgunakan senjata nuklirnya, meskipun dia gencar menyerukan untuk memperluas persenjataan nuklir negara itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal