Kim Jong Un Sebut Perang Iran Bukti Korea Utara Tepat Pertahankan Nuklir, Tolak Rayuan AS

Maria Christina Malau
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan, perang Amerika Serikat-Israel dan Iran menjadi bukti negaranya mengambil keputusan yang tepat untuk mempertahankan senjata nuklir. (Foto: KCNA via Instagram IRNA)

PYONGYANG, iNews.id - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan, perang Amerika Serikat-Israel dan Iran menjadi bukti negaranya mengambil keputusan yang tepat untuk mempertahankan senjata nuklir. Korea Utara akan terus memperkuat statusnya sebagai negara nuklir.

Kim dalam pidato di Majelis Rakyat Tertinggi Korut yang dipublikasikan Selasa, 24 Maret 2026, menuding AS melakukan aksi terorisme yang disponsori negara dan agresi. Dia tidak menyebut Iran secara langsung, tetapi mengatakan situasi global saat ini menunjukkan Korea Utara sudah tepat menolak tekanan dan bujukan manis dari Amerika untuk meninggalkan persenjataan nuklirnya.

"Situasi saat ini jelas membuktikan bahwa Korea Utara dibenarkan dalam menolak tekanan dan rayuan manis AS untuk melepaskan persenjataan nuklir. Status kami sebagai negara nuklir kini sepenuhnya tidak bisa dibalikkan," kata Kim Jong Un. 

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengklaim Iran sebagai ancaman bagi negaranya dan menjadikan pencegahan pengembangan bom nuklir sebagai salah satu alasan kuat menyerang negara tersebut. 

Bagi Kim Jong Un, perang Iran memperkuat keyakinan lama bahwa negara-negara tanpa senjata nuklir lebih rentan terhadap kekuatan militer AS. Sementara negara yang memilikinya bisa menangkal.

Pidato Kim disampaikan di tengah sinyal dari Trump yang membuka kemungkinan melanjutkan kembali dialog dengan Korut, setelah jalur diplomasi keduanya terhenti pada 2019.

Namun, pernyataan terbaru Kim mengindikasikan pertemuan di masa depan akan berbeda dari sebelumnya. Dia menegaskan, bersedia kembali berdialog tetapi hanya jika AS mengakui Korut sebagai negara bersenjata nuklir dan menghentikan apa yang disebutnya sebagai kebijakan bermusuhan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Yordania, Serukan Iran-Israel Damai

Internasional
13 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
14 jam lalu

Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!

Internasional
17 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal