Kim Jong Un Sebut Hubungannya dengan Donald Trump Spesial

Anton Suhartono
Trump dan Kim Jong Un saat bertemu di Hanoi, Vietnam (Foto: AFP)

"Saya dengan tulus berharap bahwa kekuatan motivasi untuk mengatasi semua penghambat antara DPRK (Korut) dengan AS dan untuk memajukan hubungan bilateral ke arah lebih baik, diberikan atas dasar hubungan yang erat," isi laporan KCNA, mengutip nara sumber penasihat Kementerian Luar Negeri, Kim Kye Gwan, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Namun laporan itu juga menyebut ada politsi AS yang justru ingin membuat kebijakan permusuhan antara AS dan Korut.

"Lingkaran politik Washington dan pemerintahan AS para pembuat kebijakan tentang DPRK membuat permusuhan tanpa alasan, sibuk dengan mentalitas Perang Dingin dan prasangka ideologis," kata KCNA.

Disebutkan pula, Korut akan melihat sejauh mana kebijaksanaan AS terhadap negaranya sampai melewati akhir tahun.

Sebelumnya Kim Jong Un menetapkan batas waktu sampai akhir tahun untuk pembicaraan denuklirisasi lanjutan dengan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal