Kim Jong Un: 2022 Korea Utara Akan Perbanyak Makanan, Bukan Nuklir

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: KCNA/Reuters)

Akan tetapi, ringkasan pidatonya kali ini tidak menyebutkan secara spesifik tentang Amerika Serikat. Dia hanya menyinggung sedikit diskusi yang tidak ditentukan tentang hubungan antar-Korea dan “urusan luar negeri”.

Sementara itu, fokus urusan dalam negeri dalam pidato tersebut menggarisbawahi krisis ekonomi yang dihadapi Kim di Korut. Kebijakan penguncian perbatasan antipandemi yang diterpakan Pyongyang telah membuat negara itu menjadi lebih terisolasi daripada sebelumnya.

“Tugas dasar yang dihadapi partai ini (WPK) dan rakyat tahun depan adalah memberikan jaminan yang kuat untuk melaksanakan rencana lima tahun dan membuat perubahan yang luar biasa dalam pembangunan nasional dan kehidupan masyarakat,” kata Kim dalam pidatonya seperti dikutip media pemerintah.

Kim menghabiskan sebagian besar pidatonya merinci masalah domestik dari rencana ambisius untuk pembangunan pedesaan hingga pola makan masyarakat, seragam sekolah, dan kebutuhan untuk menindak praktik-praktik yang berseberangan dengan prinsip sosialisme-komunisme.

Dia pun lantas mengutip kemajuan militer yang tidak ditentukan sebagai pencapaian besar tahun lalu dan membahas “tugas militan” yang dihadapi pertahanan nasional pada 2022. Analis asing menduga, pabrik traktor yang dia singgung dalam pidato akhir tahun itu juga kemungkinan akan digunakan untuk membangun kendaraan peluncuran untuk rudal Korut. 

Pendiri NK News (situs web berbasis di Seoul Korsel yang rutin memantau Korut), Chad O'Carroll mengatakan, fokus besar Kim pada pembangunan pedesaan kemungkinan hanya menjadi strategi populisnya.

“Secara keseluruhan, Kim mungkin sadar bahwa mengungkapkan rencana pengembangan militer yang canggih sementara rakyat menderita kekurangan makanan dan kondisi yang keras di luar Pyongyang, mungkin bukan ide yang bagus tahun ini,” cuit O’Carroll di Twitter.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
2 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
17 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
18 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal