Kiev Bakal Jadi Medan Perang Kota, Presiden Zelensky Tolak Tawaran AS untuk Dievakuasi

Anton Suhartono
Kiev bakal jadi medan perang kota, pasukan khusus Rusia dalam jumlah kecil melakukan serangan sporadis untuk membuka jalan bagi pasukan utama (Foto: AP)

Pergerakan pasukan sabotase Rusia kelamaan menyulitkan tentara Ukraina setelah 3 hari pertempuran yang melelahkan. Namun Ukraina dilaporkan menembak jatuh dua pesawat angkut militer Rusia di luar Kiev.

Pejabat AS, berdasarkan informasi intelijen, mengatakan pesawat pertama yang dirontokkan adalah II-76 yang membawa pasukan terjun payung. Peristiwa itu terjadi di dekat Vasylkiv, sebuah kota berjark 40 kilometer sebelah selatan Kiev. Tidak diketahui ada berapa banyak tentara Rusia di dalam pesawat. Namun diketahui pesawat itu bisa membawa hingga 125 pasukan. Pesawat angkut militer kedua ditembak jatuh di dekat Bila Tserkva, sekitar 85 kilometer sebelah selatan Kiev.

Sementara itu pertempuran sudah tak mengenal lokasi. Jembatan, bangunan sekolah, hingga gedung apartemen menjadi sasaran tembakan mortir dan rudal. Ukraina belum memperbarui jumlah resmi korban yang jatuh. Terakhir disebutkan Presiden Zelensky pada Kamis, 137 warganya tewas dan 300 lebih luka. Itu merupakan perpaduan antara korban sipil dan militer.

Para pejabat Amerika Serikat (AS) yakin tujuan utama Rusia adalah menggulingkan Presiden Zelensky lalu mengganti dengan pemerintahan boneka.

Seorang pejabat senior intelijen AS mengatakan, berdasarkan percakapan telepon, Zelensky menolak tawaran untuk dievakusi. 

Ironisnya, serangan gencar ini terjadi di saat pemerintah Ukraina dan Rusia mencapai kesepakatan untuk negosiasi. Meski demikian mereka belum menemukan kata sepakat mengenai lokasi pembicaraan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal