Ketua DPR AS Nancy Pelosi Pertimbangkan Pensiun Setelah Suaminya Dipukul Pakai Palu

Anton Suhartono
Nancy Pelosi pertimbangkan pensiun dari parlemen setelah suaminya diserang (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) Nancy Pelosi mengungkapkan serangan terhadap sang suami, Paul Pelosi (82), akan memberikan pengaruh untuk memutuskan pensiun dari parlemen. Peristiwa pada 28 Oktober itu memberikan pukulan telak bagi Pelosi karena pelaku mengincar dirinya.

Seorang penyusup memasuki rumah pasangan tersebut di San Francisco, California, memukul kepala Paul, menyebabkan tulang tengkoraknya patah. Pelaku mencari Nancy, namun saat itu dia berada di Washington DC.

Nancy merasa dirinya menjadi target sehingga ini akan berdampak pada keputusan untuk mengakhiri karier di parlemen.

Dalam wawancara dengan CNN, Pelosi mengatakan, setelah suaminya diserang pada dini hari, dia dibangunkan Kepolisian Capitol AS dan dijelaskan mengenai serangan itu.

"Bagi saya, ini adalah bagian yang sangat sulit (setelah mengetahui dia yang seharusnya menjadi target). Karena Paul bukan target dan dia yang membayarnya," ujar perempuan 82 tahun itu, seperti dilaporkan kembali Reuters, Selasa (8/11/2022).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal