Ketika Trump Sebut PM India Modi Pria Tampan Sekaligus Pembunuh

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut Narendra Modi sebagai pria tampan sekaligus pembunuh (Foto: AP)

Trump Ancam Tarif 250 Persen

Merasa diabaikan, Trump mengaku menggunakan senjata pamungkas berupa ancaman ekonomi. Dia memperingatkan kedua negara bahwa Washington akan memberlakukan tarif impor hingga 250 persen jika perang tidak segera dihentikan.

“Saya katakan, ini berarti kalian tidak akan pernah bisa berbisnis dengan AS,” ujar Trump.

Trump mengklaim ancaman itu berhasil. Dalam versinya, perang India-Pakistan yang sempat berlangsung 4 hari akhirnya berhenti berkat tekanan ekonomi dari Washington.

Namun, para pejabat India membantah klaim tersebut, menyebut penghentian konflik lebih disebabkan oleh kesepakatan bilateral kedua pihak, bukan intervensi AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
1 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
1 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
1 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal