“Dia bekerja keras. Saya rasa dia bahkan tidak tidur di malam hari,” katanya, seraya turut memuji Raja Salman yang telah memimpin transformasi luar biasa Arab Saudi menjadi negara yang lebih modern.
Lebih lanjut Trump menyebut kunjungannya ke Saudi sebagai momen bersejarah seraya bertekad untuk memperkuat kerja sama kedua negara.
"Merupakan kehormatan besar untuk disambut di Arab Saudi dengan cara ini. Kami akan membuat hubungan dengan Arab Saudi semakin kuat," ujarnya.
Bukan hanya itu, Trump berkomitmen untuk membantu Saudi jika menghadapi masalah pertahanan dan keamanan. Menurut dia, Saudi sudah menjadi sekutu AS sehingga tak ada alasan untuk menjaganya.
"Siapa pun yang mengancam Amerika dan mitranya akan dihadapi dengan kekerasan. Saya tidak akan ragu untuk menggunakan kekuatan militer untuk membela Arab Saudi," katanya.