"Sebagai negara tetangga yang memiliki ikatan budaya, Malaysia akan bersatu dalam momen bersejarah ini untuk menyuarakan aspirasi masyarakat di negara-negara berkembang," ujarnya.
D-8 didirikan di Istanbul, Turki, pada 15 Juni 1997 beanggotakan negara-negara Islam yang sedang berkembang. Anggotanya adalah Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.
Prabowo dalam pidatonya menyoroti konflik di Palestina hingga Suriah seraya menyerukan pentingnya persatuan dan kerja sama antarnegara Muslim. Presiden menyinggung lemahnya solidaritas antarnegara Muslim pada sejumlah isu, seperti perdamaian dan kemanusiaan.
“Kita harus melihat realitas dari situasi ini. Kita selalu menyatakan dukungan untuk Palestina, Suriah, tapi dukungan yang seperti apa?" ujarnya.
Dalam beberapa pertemuan, sejumlah negara menyatakan dukungan dan siap memberikan bantuan kemanusiaan. Namun, menurutnya hal itu tidak diimbangi dengan langkah nyata.