Ketika Norwegia, Finlandia, Denmark dan Islandia Merengek 'Minta Bayi'

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bayi. (Foto: Pedro Armestre/AFP)

"Akan ada lebih sedikit orang muda untuk menanggung beban yang semakin berat dari negara kesejahteraan."

Di Norwegia, Finlandia, dan Islandia; tingkat kelahiran turun ke posisi terendah dalam sejarah pada 2017; dengan 1,49 hingga 1,71 anak yang lahir per perempuan.

"Di semua negara Nordik, angka kelahiran mulai menurun pada tahun-tahun setelah krisis keuangan 2008," kata sosiolog Universitas Oslo, Trude Lappegard, kepada AFP.

"Krisis sudah berakhir sekarang tapi masih menurun."

Dari Kopenhagen ke North Cape, dari Helsinki ke Reykjavik, demografi di seluruh Nordik mengungkapkan dua hal: ada lebih sedikit keluarga besar, dan perempuan menunggu lama sebelum memiliki anak pertama.

Tidak ada penjelasan pasti, namun ketidakpastian dalam keuangan dan kenaikan tajam biaya perumahan dipandang sebagai faktor utama.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Nasional
9 hari lalu

WNI di Norwegia Ditahan usai Terlibat Kecelakaan Maut yang Tewaskan 2 Lansia

Internasional
13 hari lalu

Apa Isi Pasal 5 Perjanjian NATO terkait Potensi Pencaplokan Greenland oleh AS

Internasional
13 hari lalu

Greenland Berharap Pasal 5 Perjanjian NATO Berlaku jika Diserang AS, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal