Ketegangan Meningkat, Pakistan Janji Balas Serangan Udara India

Nathania Riris Michico
Sejumlah demonstran di Peshawar, Pakistan, membakar bendera India setelah tersiar kabar militer India melancarkan serangan di wilayah Pakistan. (Foto: AFP/GETTY IMAGES)

"India memilih klaim sepihak, sembrono, dan fiktif," kata Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi, merujuk pada serangan di Balakot.

Pertemuan Komite Keamanan Nasional Pakistan, yang dihadiri Perdana Menteri Imran Khan, berakhir dengan ultimatum bahwa Pakistan akan merespons pada waktu dan tempat yang ditentukan.

Khawatir akan eskalasi ketegangan, Uni Eropa mendesak kedua negara bisa menahan diri. Desakan serupa dilontarkan China.

Dua pekan lalu, sekitar 50 orang tewas setelah serangan bom bunuh diri menyasar iring-iringan tentara India di Pulwama yang terletak di daerah Kashmir bagian India.

Jumlah korban dalam insiden itu tercatat sebagai salah satu serangan paling mematikan terhadap pasukan India di Kashmir dalam puluhan tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kereta Api Bawa Tentara Pakistan Mudik Idul Adha Dibom, 24 Orang Tewas

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

Ingin Cepat Akhiri Perang, AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran

57 tahun lalu

Panglima Militer Pakistan Kunjungi Teheran, Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Tercapai?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal