Kesal Merasa Digantung, Trump Naikkan Tarif Korea Selatan Jadi 25%

Anton Suhartono
Donald Trump menaikkan tarif masuk untuk produk Korea Selatan menjadi 25 persen karena merasa perjanjian dagang kedua negara diabaikan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menaikkan tarif masuk untuk produk Korea Selatan (Korsel) menjadi 25 persen dari sebelumnya 15 persen. Trump menuduh Korsel lamban meratifikasi perjanjian perdagangan dengan AS.

Kesepakatan telah dicapai di level pemerintahan kedua negara pada tahun lalu, namun belum disahkan oleh parlemen Korsel.

Dalam posting-an di Truth Social, Trump menyebut parlemen Korsel gagal meratifikasi perjanjian perdagangan yang disepakati kedua negara. Tarif 25 persen berlaku untuk mobil, kayu, produk farmasi, serta barang lain yang tercakup dalam tarif "timbal balik".

"Badan legislatif Korea Selatan tidak mematuhi kesepakatan dengan Amerika Serikat," tulis Trump, dikutip Selasa (27/1/2026).

"Mengapa badan legislatif Korea belum mengesahkannya?" katanya, menegaskan.

Namun hingga Senin (26/1/2026) malam waktu setempat, Gedung Putih belum merilis instruksi presiden yang menjadi payung hukum pemberlakuan tarif 25 persen kepada Korsel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Akan Terbitkan Uang Kertas Pecahan USD250, Rayakan Kemerdekaan ke-250

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

57 tahun lalu

Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran, Dapat Bantuan Intelijen dari AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal