Kesal Diancam, Militer Iran Peringatkan Tentara AS Bakal Terkencing-kencing di Teluk Persia

Anton Suhartono
Iran memperingatkan AS jika menggunakan kekuatan militer terhadap negaranya (Foto: Reuters)

Biden dan Perdana Menteri Israel Yair Lapid menandatangani komitmen bersama untuk menolak senjata nuklir Iran.

Iran berkali-kali membantah akan membuat senjata nuklir. Program nuklirnya dibuat semata-mata untuk tujuan damai.

AS keluar dari kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tentang nuklir Iran pada 2018 atau saat pemerintahan Donald Trump. Perjanjian ini diteken pada 2015 di masa pemerintahan Barack Obama.

Setelah keluar, AS kembali menerapkan sanksi terhadap Iran yang memukul perekonomian negara itu. Sementara itu Iran juga abai terhadap poin kesepakatan yang juga diteken lima negara lain, yakni Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, dan China.

Iran meningkatkan pengayaan uranium mendekati level yang memungkinkan untuk membuat senjata. Upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali kesepakatan masih gagal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Gempur Kuwait, 1 Orang Tewas 63 Luka

57 tahun lalu

Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan

57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal