Kerusuhan Bangladesh Belum Usai, Pendemo Tolak Militer Ambil Alih Pemerintahan

Ahmad Islamy Jamil
Massa demonstran merayakan pengunduran diri Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina di Ibu Kota Dhaka, Senin (5/8/2024). (Foto: EPA)

DHAKA, iNews.id - Suasana mencekam dan menengangkan akibat kerusuhan di Bangladesh belum juga hilang pascamundurnya Perdana Menteri diktator Sheikh Hasina. Para pemimpin aksi demonstrasi mahasiswa yang meletus di negeri itu menyatakan, para pengunjuk rasa menolak militer mengambil alih pemerintahan yang ditinggalkan Hasina.

Mereka menganggap pemerintahan militer ataupun pemerintah yang didukung militer tidak dapat diterima di Bangladesh. Mereka pun menegaskan, hanya pemerintahan yang disetujui oleh gerakan mahasiswa yang akan dibentuk.

"Tidak ada pemerintahan selain yang diusulkan oleh para mahasiswa yang akan diterima. Seperti yang telah kami katakan, tidak ada pemerintahan militer, atau yang didukung oleh militer, atau pemerintahan fasis, yang akan diterima," kata pemimpin Gerakan Mahasiswa Antidiskriminasi, Nahid Islam, seperti dikutip surat kabar Bangladesh, Daily Star, dalam sebuah pidato video, hari ini.

Pemimpin pengunjuk rasa itu mendesak Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin agar segera mengambil langkah-langkah guna memulihkan hukum dan ketertiban di negara tersebut. Dia mengatakan, susunan pemerintahan sementara sudah harus diumumkan pada Selasa (6/8/2024)  pagi waktu setempat.

"Kami telah memutuskan bahwa pemerintahan sementara akan dibentuk dengan peraih Nobel yang terkenal di dunia, Dr Mohammad Yunus, yang memiliki penerimaan luas, akan menjadi penasihat utama," katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
7 hari lalu

Prabowo Tantang Lawan Politik: Tak Suka Saya? Silakan Bertarung di 2029

Nasional
18 hari lalu

Dilanda Kerusuhan, Iran Jamin Keamanan Warga Indonesia

Internasional
31 hari lalu

Demo Anti-Pemerintah Iran Memanas! Akses Internet Putus Total

Megapolitan
1 bulan lalu

Pelaku Pembakaran Kios di Kalibata Buntut Matel Tewas Dikeroyok Ditangkap!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal