Keras! Senator AS Bernie Sanders Sebut Netanyahu Penjahat Perang

Ahmad Islamy Jamil
Senator AS Bernie Sanders. (Foto: Dok. 2018)

WASHINGTON DC, iNews.id - Senator AS Bernie Sanders menyebut Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu sebagai penjahat perang. Pernyataan itu dia sampaikan sebagai reaksi atas rencana Netanyahu untuk datang ke Kongres AS.

Pada Sabtu (1/6/2024), Netanyahu menerima undangan dari para pemimpin Kongres AS untuk berpidato dalam sesi pertemuan gabungan parlemen Amerika itu, untuk mendukung Israel dalam perang melawan "terorisme". Tanggal pasti kunjungan Netanyahu ke Kongres AS belum diketahui.

"Benjamin Netanyahu adalah penjahat perang. Dia tidak seharusnya diundang untuk berpidato di pertemuan gabungan Kongres. Saya pasti tidak akan hadir," kata Sanders di media sosialnya.

Senator tersebut mengatakan, dia setuju dengan surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu dan pemimpin Hamas, Yahya Sinwar. "Orang-orang ini terlibat dalam pelanggaran hukum internasional yang jelas dan keterlaluan," ujarnya.

Pada 20 Mei, Jaksa ICC Karim Khan mengajukan permintaan surat perintah penangkapan terhadap lima orang atas dugaan kejahatan perang di Gaza. Mereka adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, serta tiga pemimpin Hamas yaitu Yahya Sinwar, Ismail Haniyeh, dan Mohammed Diab Ibrahim Masri.

Tak hanya dugaan kejahatan perang, Khan juga memdakwa kelima orang itu melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan sejak Oktober 2023. Dakwaan itu dibuat jaksa ICC tersebut berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan dan diperiksa oleh kantornya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

57 tahun lalu

Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel

57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

57 tahun lalu

Mencekam! Rudal Iran Terus Menghujani Kota di Israel, Warga Berlindung ke Bunker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal