Kenapa Malaysia Tak Diundang KTT Perdamaian Gaza? Ini Penjelasan Anwar Ibrahim

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menyebut Malaysia bukan negara yang mendukung penuh 20 poin rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump (Foto: AP)

Anwar mengatakan, keberatan Malaysia lainnya termasuk hak-hak terkait dengan status kenegaraan Palestina serta penyelesaian kekerasan oleh pemukim ilegal Yahudi yang masih terjadi di Tepi Barat.

Anwar mengakui ada beberapa pihak yang mempertanyakan dukungan Malaysia terhadap rencana tersebut. Dia merespons, Malaysia mendukung prioritas utama yakni menghentikan perang di Gaza dan pembunuhan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Rencana tersebut diterima oleh beberapa negara Timur Tengah dan negara-negara Muslim.

Anwar melanjutkan, dia menerima surat khusus dari negosiator Hamas pada 7 Oktober yang mendukung inisiatif Trump. Untuk saat ini, Malaysia mendukung rencana tersebut karena akan mengakhiri perang dan memungkinkan pemulangan warga Palestina ke Gaza.

Lebih lanjut dia menegaskan Malaysia siap membantu operasi penjaga perdamaian di bawah PBB jika diminta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal