Kena Sanksi Bertubi-tubi dari Barat, Pendapatan Ekspor Minyak Rusia Kok Malah Naik?

Ahmad Islamy Jamil
Penamapkan pembangkit listrik tenaga diesel di Ladang Minyak Yarakta, Irkutsk, Rusia, Maret lalu. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Di tengah derasnya sanksi ekonomi dari Barat, pendapatan ekspor minyakRusia terus mengalami peningkatan. Hal itu diungkapkan oleh Badan Energi Internasional (IEA), Rabu (13/7/2022).

Menurut laporan badan tersebut, pendapatan ekspor minyak Rusia pada Juni lalu melampaui 20 miliar dolar AS. Angka itu tumbuh sebesar 700 juta dolar AS dari bulan sebelumnya (month-on-month/MoM). 

Menurut IEA, meningkatnya pendapatan ekspor minyak Rusia itu dipicu oleh kenaikan harga global, meskipun terjadi penurunan volume ekspor ke level terendah dalam 11 bulan terakhir, yakni menjadi sebanyak 7,4 juta barel per hari (7,4 mb/d).

“Ekspor minyak Rusia pada Juni turun 250 kb/d (250.000 barel per hari) MoM menjadi 7,4 mb/d, terendah sejak Agustus 2021,” ungkap IEA dalam laporannya.

Menurut badan itu, penurunan volume ekspor minyak Rusia kali ini dipimpin oleh minyak mentah. Sementara ekspor produk jadi minyak bumi Moskow relatif stabil di angka 2,4 mb/d (2,4 juta barel per hari). 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal