Keluar dari Militer untuk Perang di Ukraina, Mantan Prajurit AD Inggris Tewas Ditembak Rusia

Anton Suhartono
Jordan Gatley tewas dalam pertempuran di Severodonetsk, Ukraina (Foto: Facebook)

Jordan menjadi warga Inggris kedua yang tewas dalam perang di Ukraina setelah Scott Sibley pada April.

Severodonetsk menjadi medan pertempuran sengit antara pasukan Rusia dan Ukraina sejak sepekan terakhir. Militer Ukraina tak akan melepas begitu saja kota penting tersebut ke tangan Ukraina. Jika Severodonetsk jatuh, Rusia selangkah lagi merebut Provinsi Luhansk dari tangan Ukraina. 

Untuk bisa merebut Severodonetsk, pasukan Rusia membombardir kota itu habis-habisan dengan artileri berat.

Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan, Rusia menembak sebuah pabrik kimia menyebabkan kebakaran hebat. Diperkirakan ada sekitar 800 warga sipil yang bersembunyi di bungker pabrik itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal