Kelompok Penggembala dan Nelayan Bentrok, Belasan Orang Tewas

Umaya Khusniah
Pasukan Boko Haram. (Foto: ist)

“Konflik agro-pastoral antara petani dan penggembala dan nelayan dan penggembala selalu ada. Tapi ini pertama kalinya dalam skala seperti itu,” kata Bahar.

Pejabat lokal lain, Cherif Mahamat, mengatakan, setidaknya 12 orang tewas. Sementara pejabat lain, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan jumlah korban tewas sementara mencapai 14 orang.

"Ini serangan etnis terbesar yang pernah saya lihat. Saat ini, ada api yang membakar di desa-desa lain," kata Mahamat.

Kekerasan antar etnis di Kamerun Utara menjadi masalah lain disamping kelompok kriminal Boko Haram dan juga ISIS. 

Di negara-negara terdekat seperti Mali dan Niger, militan Islam yang berafiliasi dengan Negara Islam dan Al Qaeda telah mengeksploitasi konflik etnis untuk melakukan rekrutan dan merusak kepercayaan pada otoritas negara. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Siapkan Fasilitas Modern untuk Nelayan Indonesia, HNSI Beri Dukungan Penuh

57 tahun lalu

Prabowo Janji Bangun 5.000 Desa Nelayan, Sejahterakan Masyarakat Pesisir

57 tahun lalu

Prabowo Janji Perkuat Nelayan Indonesia: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita

57 tahun lalu

1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Diresmikan Tahun Ini, Ada Pabrik Es hingga SPBU Kapal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal