Milisi IS juga mengaku terlibat penyerangan....
Laporan berbeda dirilis kantor berita Amaq IS yang menyebut kelompok Negara Islam (IS) mengaku sebagai pihak bertanggung jawab atas serangan ke Penjara Kangbayi.
Pascaserangan, puluhan personel tentara dan polisi menutup penjara, serta dua kendaraan lapis baja milik misi penjaga perdamaian PBB (MONUSCO) disiagakan sejak siang tadi.
Sejak November tahun lalu, aksi kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan ADF terhadap warga sipil meningkat. Laporan menyebut setidaknya 570 warga sipil meregang nyawa. Situasi itulah yang mendorong tentara pemerintah Kongo melancarkan aksi penumpasan.
Aksi balasan....
Pejabat keamanan Kongo meyakini insiden penyerangan Penjara Kangbayi sebagai aksi balasan operasi penumpasan oleh militer, atau sebagai peringatan bagi warga lokal agar tidak bekerja sama dengan tentara.
Penyerangan penjara oleh kelompok kriminal bersenjata maupun milisi IS kerap terjadi di Kongo. Buruknya kondisi penjara yang dibangun sebelum negara itu merdeka dari Belgia pada 1960 memudahkan kelompok penyerang maupun narapidan menghancurkan bangunan untuk melarikan diri.