Kekurangan Stok Sperma Selama Pandemi, Swedia Butuh Lebih Banyak Pria Pendonor

Djairan
Swedia mengalami kekurangan pria pendonor sperma selama pandemi covid-19. (Foto: Ilustrasi/The Sun)

Calon penerima donor lainnya, Bergsten yang suaminya diketahui tidak dapat memproduksi air mani telah mengajukan permohonan donor sperma sejak dua tahun lalu. Saat ini pasangan itu terpaksa menjalani siklus inseminasi kedua dan khawatir perawatannya ditunda tanpa batas waktu karena kekurangan donor.

Selain penyedia layanan kesehatan publik, sebetulnya ada juga klinik swasta di Swedia yang mampu mengatasi kekurangan dengan membeli sperma dari luar negeri. Namun, biaya perawatan di sana sangatlah mahal, mencapai 100.000 Krona Swedia (Rp172 juta) sehingga tidak terjangkau bagi banyak orang.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal