Kekuatan Eropa Desak Israel Setop Bangun Permukiman di Tepi Barat Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Permukiman Yahudi di Tepi Barat yang dibangun Israel. (Foto: AFP)

Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan. Cita-cita Palestina itu mendapat dukungan dari sebagian besar negara. Mereka menganggap pemukiman yang dibangun Israel di sana adalah ilegal.

Namun Israel mengklaim semua Yerusalem sebagai ibu kotanya, sambil mengutip Alkitab dan sejarah ke kota itu.

Di Sheikh Jarrah, pemukim Yahudi dan warga Palestina terlibat bentrokan saat malam hari sepanjang Ramadhan. Pada Kamis (6/5/2021) malam, daerah itu ditutup ketika anggota parlemen sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, mendirikan kantor di luar salah satu rumah pemukim Yahudi.

“Saya datang ke sini karena anak-anak dan perempuan (Israel) diserang setiap malam,” klaimnya.

Setelah dia berbicara, terjadilah bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel. Aparat zionis kemudian menangkapi 15 orang dalam kerusuhan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal