Kekhawatiran Paus Fransiskus soal Homoseks di Kalangan Pendeta

Nathania Riris Michico
Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus. (Foto: AP)

Buku itu ditulis berdasarkan empat jam wawancara pada Agustus di Vatikan. Buku itu akan diterbitkan dalam 10 bahasa pada pekan depan.

Judul berbahasa Spanyol adalah "La Fuerza de la vocacion," yang bermakna "Kekuatan Panggilan".

Paus, mengulangi pernyataannya di Vatikan, menegaskan soal perhatian yang harus diberikan untuk memilih laki-laki untuk masuk ke seminari.

"Kita harus sangat berhati-hati terhadap manusia dan kedewasaan sentimental ketika melatih imam masa depan," ujarnya.

Kantor berita Italia, ANSA, mengutip buku itu, menulis bahwa Paus berkomentar pada seorang imam yang mengatakan kepadanya bahwa memiliki gay dalam rumah agama Katolik "tidak begitu serius" karena itu "hanya ekspresi kasih sayang."

"(Namun) alasan itu salah," tegas Paus.

"Dalam kehidupan yang dikuduskan dan kehidupan imamat, tidak ada tempat untuk jenis kasih sayang seperti ini," tambahnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

Butet Kartaredjasa Serahkan Lukisan Jalan Salib Versi Jawa ke Paus Leo XIV di Vatikan

57 tahun lalu

Waketum MUI Ajak Masyarakat Lawan Kampanye LGBT: Kita Harus Bentengi Diri!

57 tahun lalu

Pakai Kaos Motif Bra, Fadly Faisal Dinilai Lecehkan Perempuan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal