Keji! Polisi, Istri, dan Ibu Mertua Kompak Siksa Pembantu sampai Tewas Mengenaskan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penyiksaan oleh majikan terhadap pembantu rumah tangga. (Foto: Ist.)

SINGAPURA, iNews.id – Seorang polisi Singapura, Kevin Chelvam (44) pada Kamis (20/7/2023) ini menjalani sidang kasus penyiksaan seorang pembantu yang bekerja di rumahnya, beberapa tahun silam. Penganiayaan yang dilakukan terdakwa bersama istri dan mertuanya menyebabkan korban tewas mengenaskan.

Dalam persidangan terungkap, Chelvam diduga menjambak rambut pembantunya yang kurus kering itu hingga terangkat dari lantai. Persoalan yang membuat Chelvam naik pitam ketika itu pun sangatlah sepele, yaitu korban tertidur saat makan.

Saat tuduhan itu dibacakan di pengadilan Singapura pada Kamis pagi, Chelvam hanya menatap kosong ke atas langit-langit ruang sidang.

Chelvam adalah majikan dari pembantu rumah tangga(PRT) asal Myanmar, Piang Ngaih Don. Sang pembantu meninggal dalam usia 24 tahun setelah mengalami penganiayaan yang berkepanjangan selama bekerja. Jaksa Stephanie Koh mengatakan, penyiksaan PRT yang dilakukan Chelvam dan keluarganya sangatlah keji. 

Chelvam sendiri telah diskors dari Kepolisian Singapura pada Agustus 2016, beberapa hari setelah kematian Piang. Terdakwa kini menghadapi persidangan atas empat dakwaan. Salah satunya adalah dakwaan secara sengaja menyebabkan luka. Sementara dakwaan lainnya adalah membantu orang lain dengan sengaja menyebabkan luka parah pada Piang akibat kelaparan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erin Kena Mental gegara Kasus Hukum Melawan Eks ART: Psikis Terganggu

57 tahun lalu

Erin Wartia Meledak! Anaknya Ikut Terdampak Kasus Melawan Eks ART

57 tahun lalu

Putar Rekaman CCTV di Sidang, Hakim Soroti Arah Siraman Air Keras Terdakwa ke Andrie Yunus

57 tahun lalu

Breaking News: Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Warga Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal