Kejam, Puluhan Tentara Culik Perempuan Tigray untuk Diperkosa dan Disiksa

Anton Suhartono
Ilustrasi perempuan Tigray Ethiopia mengalami pemerkosaan dan kekerasan seksual tak terbayangkan oleh tentara (Foto: AFP)

Setelah 11 hari, dia ditinggalkan begitu saja di semak-semak sampai ditolong penduduk desa yang kebetulan lewat. Korban lalu dievakuasi ke rumah sakit terdekat dalam kondisi tidak sadarkan diri dan patah kaki.

Dokter yang menangani mengatakan, dari tubuh korban dikeluarkan dua paku berukuran sekitar 10 sentimeter serta batu.

Dua bulan berlalu, perempuan itu mengaku masih mengalami pendarahan di alat kelamin serta tidak bisa mengontrol kencing. Dia juga tak bisa berjalan sempurna lagi.

Dia meninggalkan dua anaknya untuk mencari makan dan belum pernah bertemu.

"Saya tidak tahu apa-apa, apakah mereka masih hidup atau sudah mati. Para tentara itu menghancurkan hidup saya," katanya.

Fasika Amdeselassie, pejabat kesehatan sementara di Tigray mengatakan, perempuan itu merupakan satu dari ratusan perempuan Tigray korban kekerasan seksual mengerikan yang dilakukan tentara Ethiopia dan sekutunya di Eritrea setelah pertempuran pecah pada November.

Para perempuan itu biasanya diculik berhari-hari bahkan beberapa pekan.

"Para perempuan itu diculik untuk menjadi budak seksual. Pelakunya harus diselidiki," kata Fasika.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendikti Terima 5 Laporan Dugaan Pelecehan Seksual, Libatkan Pimpinan Perguruan Tinggi

57 tahun lalu

Mendikti Ungkap Perubahan Pola Kekerasan Seksual di Kampus, Apa Itu?

57 tahun lalu

Keji! Sopir di Kelapa Gading Tega Perkosa ART Majikannya yang Baru Kerja

57 tahun lalu

Terungkap! Tentara Israel Ternyata Perkosa Aktvis Global Sumud Flotilla

57 tahun lalu

Laporan Kekerasan Seksual Melonjak, Korban Semakin Berani Mengadu sejak UU TPKS Disahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal