Kejam! Pasutri Biarkan Balita Mati Kelaparan hingga Wajahnya Dimakan Tikus

Umaya Khusniah
Orang tua dihukum karena membiarkan balitanya kelaparan hingga meninggal. (Foto: Daily Star)

"Jika seorang anak dapat bergerak sedikit dan mengubah posisinya, ini akan segera meningkatkan sirkulasi atau aliran darah melalui area ini dan memperlambat atau membalikkan perubahan itu," kata Dr Kedziora.

Dari hasil pemeriksaan itu menunjukkan, luka tekan begitu dalam. Untuk beberapa lama, korban tidak bergerak sama sekali.

Beberapa luka juga ditemukan di tulang panggulnya. Kemungkinan disebabkan oleh tekanan dari pakaian, seperti popok.

Bayi itu juga menunjukkan tanda-tanda pankreatitis, yang sering disebabkan oleh gizi buruk dan dehidrasi kronis. Dari data terakhir, kunjungan dokter terakhir Willow terjadi pada 2018.

Dunn and White akan diadili di Mahkamah Agung, tetapi tanggalnya masih belum ditentukan. Keduanya masih ditahan setelah masing-masing didakwa dengan satu tuduhan pembunuhan dan satu lagi kekejaman terhadap anak.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Brutal! Pria Ini Tembak Mati 6 Anggota Keluarga, Bunuh Diri saat Akan Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Hasil Autopsi Balita Dibunuh Paman di Bekasi: Korban Alami 32 Luka Tusuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal