Kecolongan, PNS China Diduga Jadi Mata-Mata CIA usai Belajar di Jepang

Muhammad Fida Ul Haq
China menangkap pegawai pemerintah yang diduga menjadi mata-mata CIA (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China menangkap satu orang pegawai pemerintah yang diduga menjadi mata-mata untuk CIA, organisasi intelijen Amerika Serikat. Pegawai itu diidentifikasi mempunyai nama belakang Hao (39).

Melansir dari CNA, Senin (21/8/2023), Hao sedang belajar di Jepang ketika dia berkenalan dengan seorang pegawai kedutaan Amerika Serikat saat sedang memproses visa. Hubungan itu berlanjut menjadi serius.

Pria itu kemudian memperkenalkan Hao kepada agen CIA. Hao diajak bergabung.

Hao menandatangani kontrak dan menerima pelatihan dari AS, sebelum akhirnya diterima sebagai PNS China. Dia bekerja sesuai instruksi yang diberikan CIA.

Hao melakukan beberapa kontak rahasia dengan personel CIA untuk memberikan informasi intelijen.

Kasus serupa juga terjadi pada warga China lainnya yang mempunya nama belakang Zeng (52). Dia bekerja kepada CIA dengan imbalan sejumlah uang.

Dia diduga berkenalan dengan agen CIA saat belajar di Italia.

Pemerintah China memberi perhatian khusus terkait kasus spionase beberapa waktu terakhir. Hukuman bagi mata-mata di China sangat keras hingga bisa divonis mati.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal