Kecam Kudeta di Guinea, Rusia Desak Militer Segera Bebaskan Presiden Conde

Anton Suhartono
Alpha Conde diculik militer Guinea pasca-kudeta (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menyerukan pembebasan segera Presiden GuineaAlpha Conde yang digulingkan militer dari pemerintahan Minggu (5/9/2021) lalu diculik. 

Negeri Beruang Merah memiliki sejarah panjang hubungan dengan Guinea, termasuk semasa Uni Soviet, terutama dalam bidang industri logam. Guinea merupakan negara Afrika Barat yang kaya mineral, seperti bauksit dan emas. Cadangan bauksit Guinea merupakan yang terbesar di dunia.

"Moskow menentang setiap upaya penggantian kepemimpinan yang tidak konstitusional. Kami mendesak pembebasan Conde dan jaminan kekebalannya (hukum). Kami memandang perlu situasi di Guinea kembali ke norma konstitusi secepat mungkin," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip dari Reuters, Senin (6/9/2021).

Sementara itu militer Guinea memanggil para menteri dan pejabat tinggi untuk hadir dalam pertemuan hari ini. Mereka mengancam para pejabat yang tak mau datang dianggap sebagai pemberontakan.

Kudeta Guinea membuat harga logam meroket ke level tertinggi sejak 10 tahun terakhir pada Senin. Meski demikian belum ada indikasi bahwa kudeta ini mengganggu pasokan. Bauksit biasa digunakan untuk memproduksi aluminium.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal