Kecam Israel, Erdogan: Kita Berhadapan dengan Negara Berpola Pikir Teroris

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan menegaskan hukum internasional harus ditegakkan untuk meminta pertanggungjawaban pejabat Israel (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan hukum internasional harus ditegakkan untuk meminta pertanggungjawaban pejabat Israel atas peran mereka membantai warga Palestina. Para pejabat Israel juga bertindak ceroboh di kawasan, termasuk menyerang Qatar. 

"Kita berhadapan dengan pola pikir teroris yang tumbuh subur dalam kekacauan dan pertumpahan darah, yang diwujudkan dalam sebuah negara," ujarya, dalam pidato di KTT Arab-Islam, di Doha, Qatar, seperti dikutip dari Anadolu.

Pola pikir itu, kata Erdogan, jelas-jelas melanggar Piagam PBB dan menantang sistem internasional berbasis aturan.

Israel, lanjut Erdogan, mempertahankan perilaku tersebut karena impunitas, tidak mendapa hukuman atas kejahatannya. Oleh karena itu, sekarang saatnya untuk menyeret para pejabat Israel ke pengadilan internasional.

Erdogan melanjutkan, beberapa politisi sayap kanan Israel juga kerap berkhayal mengenai pembentukan Israel Raya, konsep yang mencaplok wilayah-wilayah negara Arab di sekelilingnya.

Dia menekankan pentingnya bagi negara-negara Arab dan Islam untuk mendukung tuntutan kasus genosida terhadap Israel di Mahkamah Internasional.

Selain itu upaya untuk mengusir paksa warga Gaza serta praktik genosida oleh Israel tidak bisa ditoleransi dan harus mendapat hukuman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal