Namun dia mengakui kebakaran itu menyebabkan penundaan peluncuran produk baru dan kerugian lebih dari 10 miliar rupee atau sekitar Rp1,9 triliun. Selain itu, peralatan senilai jutaan dolar AS juga rusak.
Wali Kota Pune Murlidhar Mohol mengatakan, empat orang dievakuasi dalam kondisi selamat, namun lima lainnya meninggal.
Sementara itu Pemerintah Negara Bagian Maharashtra menyatakan, dugaan sementara kebakaran disebabkan arus pendek listrik saat pekerjaan konstruksi.
Selain memproduksi vaksin Covid-19 AstraZeneca, SII juga berencana memproduksi vaksin yang dikembangkan perusahaan Amerika Serikat, Novavax Inc, yakni mulai April.