Kebakaran Hebat 7 Apartemen di Hong Kong Tewaskan 44 Orang, Api Masih Berkobar 

Anton Suhartono
Kebakaran blok apartemen di Hong Kong sepenuhnya dipadamkan hingga Kamis pagi waktu setempat (Foto: AP)

Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Andy Yeung mengatakan, petugas menemukan busa-busa yang sangat mudah terbakar. Sebagian gedung yang terbakar dalam proses renovasi sehingga terlihat scaffolding berbahan bambu di bagian luarnya. Keberdaaan bambu tersebut turut mempermudah api dengan cepat menyebar ke seluruh lantai bangunan.

Para pejabat mengatakan api bermula dari scaffolding bambu di salah satu gedung, kemudian menyebar ke interior serta gedung-gedung lain yang sangat berdekatan. Kondisi diperparah dengan angin yang bertiup kencang.

Pemimpin Hong Kong John Lee mengatakan, pemerintah memprioritaskan penanganan bencana, bahkan kemungkinan akan menunda pemilihan anggota legislatif pada 7 Desember.

Kompleks apartemen tersebut terdiri atas delapan gedung dengan hampir 2.000 unit yang menampung sekitar 4.600 penghuni. Banyak di antara mereka adalah lansia. 

Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong mengerahkan sekitar 200 armada dengan 700 lebih peronel serta lebih dari 100 ambulans.

Seorang petugas pemadam berusia 37 tahun termasuk di antara korban tewas, sementara seorang petugas lainnya dirawat karena kelelahan akibat panas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

57 tahun lalu

Mau Beli Unit Apartemen? Kementerian ATR/BPN Minta Masyarakat Periksa Status Hak Tanahnya

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Pencuri Apes, Jatuh dari Lantai 9 Apartemen hingga Tewas Usai Gasak Perhiasan Emas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal