KBRI Khartoum: Tak Ada WNI Jadi Korban Baku Tembak Militer di Sudan

Antara
Asap hitam membubung dekat Jembatan Halfaya, antara Omdurman dan Khartoum, Sudan, menyusul bentrokan militer di negara itu, Sabtu ( 15/4/2023). (Foto: Reuters)

KHARTOUM, iNews.idKBRI Khartoum menyatakan tidak ada warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa baku tembak antara kelompok militer di ibu kota Sudan.

Pada Sabtu (15/4/2023) ini, terjadi tembak-menembak antara Angkatan Bersenjata Sudan dengan kelompok militer Pasukan Pendukung Cepat (RSF) di beberapa titik di Khartoum.

Peristiwa diduga disebabkan perbedaan pendapat antara militer dan RSF terkait proses reformasi militer dan integrasi RSF ke dalam Angkatan Bersenjata Sudan. Reformasi itu sejatinya menjadi bagian dari proses politik yang sedang berlangsung saat ini. 

Menurut siaran pers yang diterima dari KBRI Khartoum, Sabtu ini, ada sekitar 1.209 warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Sudan.

KBRI Khartoum mengeluarkan imbauan agar seluruh WNI yang bermukim di negara itu untuk tetap tenang dan senantiasa meningkatkan kewaspadaan. WNI juga diminta menghindari titik-titik rawan, serta tidak keluar dari tempat tinggal dan menjauhi jendela.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Beri Pendampingan Hukum

57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Kapal Kargo Golden Star 1 Berawak 9 WNI Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal